Monday, December 24, 2018

Perut Kembung pada Anak? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya, Mum.


Sama seperti pada orang dewasa, perut kembung pada anak juga bisa sangat bermasalah. Lebih-lebih
jika menyerang pada balita. Tentunya akan membuat rewel, dan rasa tidak nyamannya bisa
menghambat si Kecil beraktifitas maksimal. Dan sebagai orangtua, Mum pasti merasa khawatir setiap
kali si Kecil mengeluh kesakitan pada perutnya.
Perut kembung pada anak bisa disebabkan banyak hal. Namun, tetap merujuk pada satu masalah yang
sama, yaitu masalah pencernaan. Mum tak perlu khawatir saat si Kecil menunjukkan tanda-tanda
kembung. Kenali penyebabnya, lalu atasi dengan cara yang tepat.
Penyebab Perut Kembung
  • Makan Sambil Bermain atau Berkegiatan Fisik Lain
Terkadang, saat orangtua menghadapi anak yang susah makan, maka segala cara dilakukan agar si Kecil
mau makan. Salah satunya dengan membiarkannya bermain sambil menghabiskan makanannya.
Buruknya, meskipun pada akhirnya dia mau makan, namun kegiatannya bermain sambil makan
tersebut akan membuat udara masuk lebih banyak ke saluran cerna. Sehingga menyebabkan perutnya
begah atau kembung.
  • Mengonsumsi Bahan Pangan yang Mengandung Serat dan Lemak Terlalu Tinggi
Asupan serat dan lemak memang diperlukan untuk tumbuh kembang si Kecil. Namun, jika terlalu
banyak, jenis makanan tersebut bisa menjadi penyebab kembung. Bahan pangan tersebut antara lain:
brokoli, kubis, bawang, sereal, dan makanan yang digoreng.
  • Minum Terlalu Banyak Jus Buah
Jus buah memang sangat bagus untuk asupan nutrisi vitamin dan mineral si Kecil. Terlebih jika si Kecil
tidak terlalu menyukai buah potong. Akan tetapi, mengonsumsi jus terlalu sering atau lebih dari satu
gelas dalam sehari, dapat menimbulkan risiko perut kembung dan diare.
  • Kurang Minum Air Putih
Kurangnya meminum air putih bisa jadi membuat perut si Kecil terasa lebih gampang  untuk kembung.
Meskipun, air putih tidak bisa mengurangi gas yang ditimbulkan perut kembung, namun setidaknya
bisa mengurangi gejala konstipasi yang timbul.
Cara Mengatasi Perut Kembung si Kecil
Beberapa cara mengatasi perut kembung si Kecil adalah:
  • Mum bisa memberi bantal pemanas dengan meletakkannya di atas perut si Kecil. Cara ini setidaknya bisa memberikan sedikit rasa nyaman pada perutnya. Terus usahakan juga untuk membuat si Kecil terhidrasi dengan baik.
  • Ajak anak untuk makan dengan tenang tanpa melakukan aktifitas lainnya, seperti bermain. Jika si Kecil berkeras menolak, Mum bisa membujuknya untuk makan terlebih dahulu, baru kemudian bermain. Atau sebaliknya. Beri waktu beberapa menit untuk si Kecil bermain, sebelum menyantap makanannya. Bisa jadi, si Kecil belum merasa lapar atau baru saja mengkudap camilan.
  • Jangan memberikan makanan yang mengandung pemanis buatan atau sorbitol. Dan juga minuman bersoda yang mengandung gula fruktosa. Kedua bahan pangan tersebut bisa memicu kembung jika dikonsumsi oleh anak-anak dalam jumlah yang sering.
  • Pilih untuk memberikan asupan buah potong dibandingkan jus buah. Meminum lebih dari satu gelas jus buah setiap hari, dapat mengakibatkan anak memiliki gas berlebih dalam perutnya.
  • Minimalkan pemberian sayuran berjenis kol, kubis, maupun bawang. Karena bahan makanan seperti itu dapat menghasilkan gas sulfur yang membuat si Kecil buang gas lebih sering dan berbau busuk.
  • Batasi asupan makanan tinggi lemak dan perbanyak minum air putih.

Nah, itu tadi beberapa penyebab perut kembung pada anak. Jika gejala serta kondisi si Kecil tidak segera membaik setelah dilakukan beberapa cara untuk mengatasi kembungnya, segera bawa si Kecil ke dokter. Terutama jika si Kecil menunjukkan gejala mual, muntah, dan demam berat.

Tuesday, December 18, 2018

Mengenal Kembung Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Kembung pada anak adalah sebuah kondisi saat saluran pencernaan terisi udara dengan jumlah lebih
banyak. Membuat perut terasa penuh dan begah. Bagi sebagian anak, kondisi ini sangat riskan memicu
rewel dan kondisi kegawatan darurat. Untuk itu perlu sekali agar Mum mengenali penyebab kondisi
ini beserta cara penanganannya.
Kembung pada anak bisa dipicu oleh banyak faktor. Salah satunya adalah terlalu banyaknya akumulasi
udara yang memasuki pencernaannya. Lalu, bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi?
Penyebab Kembung
  1. Si Kecil banyak menelan udara karena kondisi batuk atau sering menangis. Pelekatan menyusui yang kurang tepat juga bisa membuat bayi terserang kembung serta kolik. Karena itu, penting sekali memperhatikan posisi mulit bayi saat menyusui. Yaitu, terbuka lebar hingga menutupi area oreola puting. Bayi yang menggunakan botol dot juga bisa mengalami kembung jika botol tidak terisi penuh susu, melainkan udara.
  2. Terbentuknya gas secara berlebihan di dalam usus akibat adanya fermentasi makanan yang tidak terserap sempurna oleh bakteri pencernaan. Hal ini biasa terjadi pada anak yang memiliki riwayat penyakit gangguan pencernaan. Bisa juga disebabkan adanya infeksi yang menimbulkan pertumbuhan bakteri usus berlebihan.
  3. Si Kecil terlalu banyak mengonsumsi makanan yang bersifat flatugenik. Yaitu jenis makanan yang bisa membentuk gas saat melewati proses pencernaan. Jenis makanan flatugenik antara lain ubi, keju, brokoli, kubis, kol, sawi, bawang, dan sejenisnya.
  4. Kembung pada si Kecil bisa juga disebabkan oleh gerak peristaltik usus yang melemah. Biasa menyerang pada anak yang baru saja terkena diare. Pemberian beberapa obat khusus juga terkadang memberi efek samping berupa lemahnya gerak peristaltik usus.
  5. Kembung bisa terjadi juga dikarenakan adanya sumbatan usus yang menghalangi keluarnya gas melewati anus. Jika memang ini penyebabnya, dan si Kecil mengeluh susah buang gas, maka secepatnya menemui dokter atau tenaga kesehatan.
  6. Konstipasi atau sembelit yang berlanjut juga bisa menjadi penyebab kembung. Untuk itu, perlu sekali memberikan asupan balita serat sayur dan buah ke dalam menu harian si Kecil. Untuk gejala kembung yang patut diwaspadai adalah, sembelit dengan disertai nyeri perut hebat, muntah berulang hingga berwarna hijau. Segera bawa si Kecil untuk observasi dan penanganan lebih lanjut.
Kondisi kembung bisa sangat menghambat tumbuh kembang balita. Oleh sebab itu, Mum harus lebih memperhatikan menu makan serta penyebab kembungnya.
Cara Mengatasi Perut Kembung Anak
  1. Beri bantal pemanas atau kompres air hangat menggunakan handuk yang diletakkan di atas perut si Kecil. Sensasi hangat kompres akan meredakan nyeri perut kembungnya dan dapat mendorongnya untuk mengeluarkan gas (kentut). Dengan begitu, akumulasi gas dalam pencernaan dapat berkurang.
  2. Hindari memberi si Kecil minuman bersoda terlalu banyak. Kandungan fruktosa dalam pemanis minuman soda dapat memicu kembung. Begitu juga dengan pemberian jus buah yang terlalu sering dalam satu hari. Idealnya, jus buah hanya dikonsumsi tidak lebih dari 1 gelas per hari.
  3. Jangan memberikan sayuran seperti kubis, lobak, kol, brokoli, dan bawang secara bersamaan atau dalam waktu berdekatan berturut-turut. Kandungan gas dalam sayuran tipe tersebut bisa menyebabkan penambahan gas dalam saluran cerna si Kecil.
  4. Tidak membiasakan si Kecil makan sambil bermain atau berkaktifitas yang lain. Bergerak berlebihan saat sedang makan, akan membuatnya memasukkan udara lebih banyak ke dalam usus. Selain itu, dengan bermain, anak akan lupa mengunyah perlahan makanannya.
  5. Selain memberikan asupan nutrisi susu balita terbaik, jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih. Meskipun air putih tidak dapat mengurangi jumlah gas dalam perut, namun air putih dapat membantu mencegah sembelit.

Nah, Mum, itu tadi beberapa serba-serbi berkaitan kembung pada anak. Jangan ragu untuk membawa Si Kecil ke dokter bila Mum merasa gejala kembungnya tidak segera membaik. Semoga bermanfaat!